Pada saat ini kita dapat menemukan televisi dalam miliaran rumah di seluruh dunia . Tapi 100 tahun yang lalu, tak seorang pun yang tahu apa yang dinamakan dengan televisi dan setelah melewati tahun 1947 hanya beberapa ribu orang Amerika yang memiliki televisi. Bagaimana televisi dapat di temukan? Cap cus kita cari tau yuk.

Sekarang kami akan menjelaskan sejarah lengkap dari televisi .

Mekanik televisi di tahun 1800-an dan awal 1900-an

Sebelum kita menggunakan televisi listrik kita masih menggunakan televisi mekanis.

Televisi ini awalnya muncul pada awal 1800-an. Mereka melakukan pemindahan gambar melalui transmisi secara mekanis dari gambar ke layar jika dibandingkan dengan televisi elektronik penggunaanya sangat berbeda.

Salah satu televisi mekanis pertama menggunakan disk yang diputar dengan pola spiral. Perangkat ini diciptakan oleh dua penemu yaitu John Logie Baird yang berasal dari Skotlandia dan penemu berkebangsaan Amerika Serikat  yang bernama Charles Francis Jenkins. Keduanya menciptakan perangkat ini pada tahun 1920.

Sebelum kedua penemu tersebut menemukan perangkat ini,  Paul Gottlieb Nipkow yang berasal dari Jerman inilah yang telah mengembangkan televisi mekanis yang pertama. Ia membuat perangkat ini dapat mengirim gambar melalui kabel dengan menggunakan disk logam yang berputar.

Pada tahun 1907 dua penemu dari Rusia yang bernama Boris Rosing dan dari  Inggris yang bernama A.A. Campbell-Swinton telah mengkombinasikan Tabung sinar katoda dengan sistem pemindaian mekanis untuk menciptakan sistem televisi yang baru.

Pada akhirnya, usaha awal dari beberapa penemu ini telah membuahkan hasil dan akhirnya terciptalah televisi listrik pertama di dunia beberapa tahun kemudian. Gak sia-sia cuy,,,

Televisi Elektronik pertama diciptakan pada tahun 1927

Televisi elektronik pertama di dunia diciptakan oleh Philo Taylor Farnsworth yang masih berusia 21 tahun. Ia tinggal di rumah yang tidak memiliki listrik sampai ia berusia 14 tahun. Pada saat ia memasuki perguruan tinggi ia mulai berpikir tentang sistem yang bisa menangkap gambar bergerak kemudian mengubah gambar-gambar ke dalam kode dan memindahkan gambar dengan gelombang radio untuk perangkat yang berbeda.

Farnsworth adalah sistem yang diciptakan untuk televisi elektr0nik. Sistem Farnsworth’s di gunakan untuk menangkap gambar yang bergerak dengan menggunakan sinar elektron (pada dasarnya, kamera primitif).

Pada tahun 1926 dan 1931 para penemu televisi mekanis terus men-tweak dan menguji ciptaan mereka. Namun pafa akhirnya semua ditakdirkan menjadi usang karena adanya televisi listrik modern dan pada tahun 1934, Semua TV telah dikonversi ke dalam sistem elektronik.

Bagaimana awal televisi bekerja?

Dua jenis televisi telah kami cantumkan di atas yaitu Mekanikal dan elektronik dan mereka bekerja dalam cara yang sangat berbeda. Kami telah mengisyaratkan bagaimana TV ini bekerja di atas, tetapi kita tetap akan pergi ke penjelasan yang lebih rinci dalam bagian ini.

Televisi Mekanik

Televisi Mekanik  bergantung pada disk yang berputar agar bisa mengirimkan gambar dari pemancar ke penerima. Untuk mengirimkan gambar kamu harus menempatkan kamera di ruang yang benar-benar gelap dan menempatkan cahaya yang sangat terang di belakang disk karena cahaya dari disk akan menciptakan bingkai gambar pada TV.

Televisi mekanik Baird’s memiliki 30 lubang dan ini telah diputar sebayak 12.5 kali per detik dan ini dapat terjadi karena diakibatkan dari  lensa yang diletakkan di depan disk yang membuat agar cahaya tetap fokus pada subjek.

Ketika cahaya mengenai subjek, cahaya akan tercermin ke dalam sel fotolistrik yang kemudian cahaya akan di impuls pada listrik. Impuls listrik akan  ditransmisikan melalui udara ke penerima. Disk pada penerima yang akan berputar pada kecepatan yang sama sebagai pemancar  kamera.

Televisi Elektronik

Ada alasan mengapa kita berhenti menggunakan televisi mekanis yaitu karena televisi elektronik jauh lebih unggul.

Televisi Elektronik bergantung pada teknologi yang disebut Tabung sinar katoda (CRT) dan ini terdiri dari dua Anoda terminal positif dan katoda terminal negatif.

Semua elektron yang dirilis akan memiliki muatan negatif dan dengan demikian ini akan menarik anoda yang bermuatan positif. Anoda ini akan ditemukan di ujung CRT .