Sifat dasar manusia masa kini, cenderung memilih hal-hal yang lebih instan. Melakukan segala hal dengan mudah tanpa harus bekerja keras. Salah satunya ketika berada di sebuah mall. Pilihan mana yang akan kamu pilih ketika ada tangga dan eskalator dibuat berdampingan, mana yang akan kamu pilih? Beberapa orang yang peduli kesehatan mungkin akan memilih naik tangga, namun sebagian besar tentu akan memilih eskalator, karena tak perlu membuang tenaga.

Well, 98 % dari kamu akan memilih eskalator untuk berpindah lantai. Bukan hanya cepat tapi juga tidak perlu berkeringat dan juga ngos-ngosan. Ya sisanya adalah beberapa orang yang lebih suka memakai tangga karena ingin hidup lebih sehat atau trauma dengan eskalator. Namun, buat kamu pecinta eskalator akan kaget dengan desain baru anak tangga. Terkejut? Kenapa ya?

Tangga Bernada “The Piano Stairs”

Produsen otomotif Volkswagen melakukan inovasi dengan membuat sebuah tangga piano di stasiun Odenplan, Stockholm, Swedia. Tangga tersebut sengaja dibuat Social Services of Commerce (SESC) guna mendorong orang-orang melakukan aktivitas fisik dalam rutinitas sehari-hari. “Dan akhirnya mereka mengganti eskalator dengan tangga saat menuju stasiun kereta api,” ujar pengawas SESC.

Sebagian besar penumpang menyambut baik tangga piano tersebut. Mereka di antaranya tentu saja termasuk anak-anak kecil. “Saya menyukainya karena terdengar seperti piano dan kamu dapat menginjaknya serta membuat suara yang keren,” ujar bocah berusia 8 tahun.

Sementara itu penumpang lainnya, mengatakan tangga piano tersebut membuatnya lebih relaks. Ia bahkan tak segan naik turun tangga itu. “Saya datang untuk membayar tagihan dengan anak dan suami saya. Semua stres keluar. Tiba-tiba saya menemukan tangga piano. Ini membuat relaks!” ujar wanita tersebut.

Anak-anak tangga di sini, dapat menghasilkan nada diatonis layaknya piano sungguhan yang membuat orang merasa senang. Adanya perubahan dari anak tangga ini, kebanyakan orang lebih memilih tangga piano dari pada naik eskalator. Penelitian yang disebut The Fun Theory ternyata menarik banyak masyarakat luar. Penelitian dengan tangga yang dikenal dengan The Piano Stairs ini memakan biaya hampir $50.000.

Piano Stairs ini berhasil menarik 66% orang utk menggunakannya yang semula hampir tidak pernah digunakan. Faktanya, kamu bisa membakar kalori 7x lebih banyak dengan menggunakan tangga selama semenit ketimbang naik eskalator. Berat badan bisa turun 1 kg selama setahun hanya dengan naik tangga 5 menit sehari. Sehari naik tangga 8x akan membuat resiko kematian kamu turun 32% (bukan resiko kecelakaan ya). The Piano Stairs sekarang sudah banyak dikenal luas oleh masyarakat

Selain banyak yang tertarik dengan tangga piano ini, beberapa tempat lain di dunia ini juga menerapkan The Piano Stairs. Bukan hanya sehat untuk badan tapi juga dapat bersenang-senang dengan nada yang keluar dari tuts tangga. Pembuatan tangga ini bekerja sama dengan perusahaan mobil Volkswagen yang menjadi penyumbang teknologi tombol piano yang dilengkapi dengan sensor di setiap anak tangga. Terobosan ini ternyata meningkatkan minat warga untuk beralih dari eskalator ke tangga biasa. Sukses tangga berbunyi di Stockholm ini membuat pemerintah Inggris berniat menerapkan hal yang sama.

Yah, kalau tangganya menarik begini siapa sih yang lebih suka naik eskalator? Bisa dibuat mainan naik turun malah. Ditambah lagi fakta bahwa kita bisa membakar kalori 7 kali lebih banyak dengan menggunakan tangga selama semenit ketimbang naik eskalator. Wah, kapan ya di Indonesia ada yang beginian? Kita do’akan aja ya guys, semoga di Indonesia cepat ada tangga bernada seperti ini. Yuk, sebelum pergi mari liat dulu seru nya video Tangga Piano berikut: