Dengan aneka sensor di dalamnya, smartphone bisa mendeteksi orientasi ketika berada di genggaman pengguna. Bayangkan kalau kemampuan ini dapat dikembangkan lebih jauh. Smartphone dibuat mampu mengenali lingkungan sekitar dan bisa mendeteksi pergerakannya sendiri melintasi ruang tiga dimensi layaknya manusia. Tentu, bakal ada banyak kegunaan baru untuk perangkat pintar tersebut. Itulah yang coba diwujudkan oleh Google melalui Project Tango. Apa itu Project Tango? Project Tango adalah proyek Google yang bertujuan untuk membawa augmented reality untuk smartphone dan tablet. Menggunakan pelacakan gerak 3D dan depth perception untuk memungkinkan perangkat untuk tahu di mana kerelatifannya terhadap lingkungan fisik.

Ada developer kit yang sudah tersedia, yang dirancang untuk memungkinkan pengembang untuk mulai bermain dengan teknologi dan mulai membangun aplikasi, dan Lenovo bekerja pada smartphone Project Tango pertama yang dikomersilkan, bulan Juni. Augmented reality bersinggungan dengan virtual reality dalam banyak hal dan Google telah membentuk divisi Virtual Reality terpisah yang mencakup Project Tango. Google dikatakan bekerja pada sebuah headset yang berdiri sendiri yang akan lebih kuat daripada karton dan sebanding dengan Samsung Gear VR. Semua ini tidak dikonfirmasi melalui Google, tapi rumor begitu kuat dan banyak sehingga sulit untuk menyangkal.

Apa beda virtual dan augmented reality?

Virtual reality, seperti yang telah kita tahu sekarang dengan Aksesoris VR dan Oculus Rift, menciptakan sebuah dunia yang berbeda sama sekali dan virtual. Tempatkan headset dan kamu tenggelam dalam tempat, ruang konser, pantai, atau video game. Augmented reality meningkatkan realitas fisik dengan menambah atau masking di atasnya. Ini bisa dalam skala kecil, seperti melihat sebuah poster di dinding yang tidak benar-benar ada. Hal ini juga bisa berskala besar : semuanya bisa tampil berbeda. Seseorang bisa terlihat seperti pohon dan bangunan bisa mengambil bentuk tumpukan besar kardus.

Ada crossover antara virtual reality dan augmented reality yang mungkin akan terjadi, menciptakan sebuah realitas baru atas dunia fisik. Sebuah hyper reality baru akan lahir di mana virtual tidak dapat dibedakan dari nyata. Ini adalah perjalanan panjang, dengan asumsi itu akan terjadi. Tapi meskipun terdengar seperti science fiction, itu adalah rute logis untuk teknologi dan potensi yang dimilikinya untuk mengubah hidup kita, sangat besar.

Lenovo Phab 2 Pro

Lenovo mengumumkan perangkat Proyek Tango pertama di konferensi Tech World 2016. Lenovo mengumumkan perangkat Proyek Tango pertama di konferensi Tech World 2016. Lenovo Phab 2 Pro adalah phablet 6,4 inchi besar dengan fitur layar IPS, 4000 mAh baterai dan bukan dua, melainkan empat kamera. Di bagian depan ada kamera 8 MP, sementara di belakang 16 MP RGB, depth and motion tracking kamera. Kamera ini mengukur ruang dari lingkungan sekitar kamu dan membuat augmentations dengan itu, mirip seperti cara virtual reality dapat menciptakan pengalaman digital mendalam. Phab 2 Pro akan diberi tag harga 499 USD dari Best Buy dan akan mulai tersedia pada bulan September.

Project Tango di Google

Google kini telah mengkonfirmasi bahwa telah menggabungkan fungsi VR ke Android N, membuat pengalaman VR halus melalui pemanfaatan yang lebih efektif dari daya komputasi smartphone kita. Di Google I/O, pada 18 Mei , Google mengadakan presentasi yang didedikasikan untuk Project Tango. Selama satu jam, Google menunjukkan kemampuan real-time depth-perception dengan menciptakan point cloud dari panggung I/O dan pemetaan dunia maya di atasnya, digantikan dengan tanaman dan rusa.

Ada sebuah aplikasi yang dapat menunjukkan dan mengukur secara akurat lingkungan Anda , dalam garis lurus serta volume, sebuah fitur yang dapat digunakan untuk mengukur dapur yang pas atau kamar mandi. Anda juga dapat melihat model bagian dalam rumah Anda dengan furnitur 3D.