Masih ingatkah anda dengan pesawat supersonik Concorde? Concorde adalah nama sebuah pesawat yang memiliki kecepatan melebihi kecepatan suara. Pesawat ini merupakan pesawat supersonik pertama di dunia, yang diciptakan dari sebuah kerja sama, yang dilakukan oleh Inggris dan Perancis sekitar tahun 1950-an.

Concorde ini merupakan burung besi yang sangat melegenda, karena dapat terbang dengan sangat cepat sampai melebihi kecepatan suara. Karena dapat melaju dengan kecepatan yang sangat menakjubkan, pesawat Concorde ini akan menghasilkan bunyi menggelegar. yang dapat memecahkan kaca-kaca rumah penduduk.

Pesawat yang super cepat ini, merupakan salah satu karya dunia yang terhebat yang pernah ada. Kemunculannya di sokong oleh dua negara besar di dunia, yaitu Inggris dan Prancis, yang saat itu memiliki ketertarikan yang sama terhadap kendaraan supersonik. Ketertarikan tersebutlah yang pada akhirnya membuat kedua negara ini memutuskan untuk melakukan kerjasama.

Dan ternyata, kerjasama yang dilakukan kedua negara ini tidaklah sia-sia. Mereka berhasil menciptakan sebuah pesawat hebat, dengan kemampuan supersonik yang sangat melegenda hingga saat ini. Walaupun kini pesawat tersebut tidak ada lagi, namun kehebatannya di masa lalu tetap terkenang dan selalu diingat oleh seluruh masyarakat dunia.

Tambahan huruf ‘e’ pada nama pesawat Concorde ini, diberikan Inggris sebagai ucapan terima kasih, atas jasa Perancis dalam pembuatan pesawat tersebut. Concorde dioperasikan untuk pertama kali pada tahun 1969. Sebagai pesawat legendaris, ada beberapa fakta penting yang perlu diketahui oleh masyarakat mengenai Concorde ini. Informasi ini perlu anda ketahui, untuk mengenang kehebatan pesawat supersonik pertama ini. Yah, mana tau kelak anda bisa merancang pesawat supersonik yang jauh lebih hebat dari Concorde ini.

Berikut adalah beberapa fakta mengenai Pesawat Concorde:

  1. Pesawat Concorde ini merupakan pesawat supersonik pertama di dunia.
  2. Concorde ini tercipta dari sebuah kerjasama yang dilakukan oleh dua negara besar, yaitu: Inggris dan Perancis pada tahun 1950-an.
  3. Awalnya, pesawat supersonik ini diberi nama Pesawat Concord, namun pada tahun 1967, pemerintah Inggris mengumumkan akan mengganti namanya menjadi Concorde, yang disesuaikan dengan ejaan Prancis.
  4. Pesawat Concorde dioperasikan pertama kali pada tahun 1969. Brian Trubshaw menjadi pilot pertama yang mencoba pesawat tersebut. Pada tanggal 1 Oktober 1969, pesawat supersonic Concorde berhasil mengudara untuk pertama kalinya. Setelah mengalami beberapa perbaikan dan memastikan kekuatan mesinnya, pesawat tersebut akhirnya mulai berani melakukan penerbangan komersial.
  5. Selama 20 tahun pertama penerbangan komersialnya, Concorde mengangkut 3,7 juta penumpang. Total jam terbang dari keseluruhan 13 pesawat Concorde yang ada mencapai 200.000 jam terbang. Dari jumlah itu, 140.000 jam di antaranya adalah jam terbang di atas kecepatan suara. Pesawat ini juga mampu membawa 144 penumpang dengan kecepatan 2,04 mach (2.200 kilometer per jam) pada ketinggian 60.000 kaki.
  6. Pesawat supersonik Concorde ini mampu terbang dengan kecepatan maksimum 2.179 km/jam. Sanking cepatnya, pesawat ini akan mengeluarkan suara seperti bunyi ledakan, yang dapat memecahkan kaca-kaca rumah penduduk di bawah lintasannya.
  7. Suara ledakan dari pesawat itu dikenal dengan sebutan Sonic Boom. Awalnya pesawat Concorde ini akan terbang normal dan baru menggunakan kecepatan supersoniknya saat berada di atas Samudra Atlantik.
  8. Kalau biasanya anda menghabiskan waktu selama 9-11 jam untuk sampai ke Washington, AS dari Paris, Prancis dengan menggunakan pesawat biasa, tapi jika anda pergi dengan Concorde, anda hanya butuh waktu 3,5 jam untuk sampai di sana. Waktu tempuhnya tersebut berhasil memecahkan rekor di dunia.
  9. Pesawat supersonik ini dapat terbang dengan ketinggian 18.300 meter atau dengan kecepatan panjat 25,41 meter/detik. Karena kecepatan dan kemampuannya mencapai ketinggian tersebut, Concorde nyaris membawa penumpangnya keluar angkasa.
  10. Concorde dikenal dengan sebutan “Queen of the Sky”. Bentuk pesawat yang elegan dan menggunakan teknologi yang tinggi, membuat pesawat ini mampu menakhlukan langit dan terbang dengan anggun di angkasa.
  11. Salah satu hal unik dari pesawat ini adalah terdapat pada bagian hidungnya, yang dapat dibengkokkan. Sekilas pembengkokkan hidung Concorde tersebut terlihat seperti aksesoris semata. Namun ternyata, penekukan hidung ini (sudut penekukannya 12,5 derajat hingga 30 derajat) perlu dilakukan saat hendak mendarat, agar hidung Concorde tidak menghalangi pandangan pilot ke arah landasan lapangan terbang dibawah.
  12. Concorde pernah mengalami kecelakaan pada tanggal 25 Juli 2000. Kecekalaan itu terjadi hanya beberapa detik setelah lepas landas dari bandara Prancis menuju ke Washington, Amerika Serikat (AS). Kecelakaan ini membuat orang-orang mulai menyadari rentannya pesawat supersonik. Karena biaya operasionalnya yang terbilang mahal, sejak tahun 2003 pesawat Concorde tidak terbang lagi. Kedua maskapai yang mengoperasikannya (Air France dan British Airways), memensiunkan pesawat ini dari jajaran armadanya dan mengakhiri era penerbangan supersonik.
  13. Kecelakaan pesawat concorde tersebut menewaskan seluruh penumpang sebanyak 100 orang dan 9 kru pesawat. Empat korban lainnya yang tengah berjalan di sekitar hotel dekat landasan juga tewas ditempat. Penyebab kecelakaan adalah jatuhnya logam sepanjang 43 cm, yang jatuh dari kotak mesin Continental Airlines DC-10 ke landasan pesawat. Akibatnya, salah satu roda rusak dan menyebabkan kebakaran pada bagian belakang pesawat.

Fakta-fakta di atas adalah sebuah bukti bahwa sehebat apapun manusia merancang sesuatu, rancangan tersebut pasti memiliki kekurangan. Di awal kemunculannya, pesawat supersonik Concorde ini sangat dibanggakan dan dianggap sebagai pesawat terhebat yang tidak akan pernah musnah. Namun nyatanya, kecanggihan yang dimilki pesawat ini ternyata tidak bisa menghindarkannya dari kecelakaan. Kini, Concorde hanya akan menjadi sebuah kenangan.