Banyak alat rumah sakit yang tersedia guna untuk kepentingan pasien serta dengan mempermudah kerja para dokter. Salah satu alat yang paling canggih dalam dunia kedokteran adalah USG. Alat ini digunakan dalam pengobatan untuk memeriksa segala jenis penyakit yang diderita oleh pasien secara optimal dan tepat.

USG atau Ultrasound merupakan suatu alat canggih yang pernah ada dalam dunia kedokteran dimana dengan alat ini memiliki teknik yang dapat menghasilkan gambar dari dalam tubuh seseorang. Gambar yang dihasilkan dari alat canggih tersebut berasal dari gelombang suara dengan Frekuensi yang sangat tinggi.

Alat yang dikenal dengan nama Transducer jika ditempelkan pada tubuh manusia akan menghasilkan gelombang suara dengan Frekuensi tinggi. Kemudian tiap gema yang memantul akan membentuk citra berupa ukuran, bentuk, serta konsistensi dari jaringan lunak atau organ dalam tubuh.

Alat yang dapat menghasilkan pantulan gelombang akan menghasilkan gambar pada komputer akan diteliti lagi oleh ahlinya. Bagi orang yang sangat ahli dalam mempelajari USG disebut sebagai Sonografer dimana pasien akan diberi penjelasan dengan apa yang muncul pada layar komputer.

Menggunakan alat USG untuk mengetahui apa yang menjadi masalah seperti pada jaringan tubuh, Pembuluh darah serta organ-organ tubuh lainnya. Apa yang terjadi pada tubuh, Dengan cara USG dan pembedahan tidak akan diperlukan. Keunggulan lain dari metode ini adalah nihilnya penggunaan radiasi.

Kondisi yang membutuhkan USG

Pada umumnya, Pamakaian USG dengan menggunakan Transducer hanya ditempalkan pada kulit dan ada beberapa penggunaan USG dengan teknik dimasukkan kedalam tubuh.

Menggunakan USG bukan hanya sekedar hasil pencitraan teknologi yang lebih akurat, Akan tetapi bisa juga dugunakan dengan tujuan yang lebih Soesifik.

Tujuan penggunaan dan jenis USG 

  • Dengan memakai USG Transrectal, Alat ini akan mengetahui masalah yang terjadi pada Prostat.
  • USG Transvaginal dapat digunakan untuk rahim dan Ovarium.
  • Mendapat gambar yang jelas dari organ jantung melalui E.
  • Dapat memberikan hasil gambar yang jelas dari peredaran darah melalui pembuluh darah dengan menggunakan USG Doppler.
  • Mendapatkan visualisasi jaringan perut dan organ melalui USG.
  • Memeriksa denyut jantung pada janin juga dengan menggunakan Teknologi Doppler.
  • Memeriksa pertumbuhan janin pada ibu hamil.
  • Mengumpulkan sampel jaringan tubuh melalui teknik biopsi.
  • Melihat struktur mata

Yang Dialami Pasien Saat USG

Bagi pasien yang diperiksa dengan menggunakan USG biasanya akan diminta oleh Dokter untuk berbaring telentang. Dokter yang ahli dalam bidang USG akan mengoleskan cairan khusus demi mencegah gesekan antara kulit dan transducer. Fungsi dari cairan ini akan memperlancar adanya gelombang suara dalam tubuh.

Transducer adalah alat yang hampir sama dengan Mikrofon akan digerakkan pada bagian tubuh yang dioleskan cairan khusus tersebut. Gerakan ini diperlukan agar gelombang suara yang dikirim mampu memantulkan kembali dan menampilkan  gambar yang lebih baik.

Melakukan pemeriksaan kandung empedu dengan menggunakan USG, yang bersangkutan diminta untuk tidak makan dan minum selain air putih selama 6 hingga 8 jam sebelum melakukan pemeriksaan. Ini bertujuan agar Kandung empedu tidak akan mengalami penyusutan ukuran.

Bagi ibu yang sedang hamil, jika akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi janin, Hal yang harus dilakukan oleh sang ibu sebelum pemeriksaan sebaiknya minum air setidaknya 4 sampai 6 gelas. Ini bertujuan agar kandung kemih terisi sehingga kualitas gambar meningkat.

Selama proses pemeriksaan dengan menggunakan USG yang dilakukan oleh ahli dengan mengubah posisi pasien. Cara ini dilakukan agar gelombang pada organ yang diperiksa makin mudah. Mudahnya gelombang suara mengakses organ makin meningkatkan kualitas gambar yang diperoleh.

Setelah selesai menggunakan USG, Ahli USG akan membersihkan Gel yang telah dioleskan. Ini dapat memakan waktu sekitar setengah jam. Pasien dengan pemeriksaan USG tidak akan mendapatkan larangan apapun tanpa harus menghambat kegiatan lain.

Meski pemeriksaan dengan USG memiliki risiko yang minimal, namun tetap saja prosedur ini memiliki keterbatasan. Gelombang suara dari alat ini tidak mampu menembus tulang dan gas. Untuk bagian yang terhalang tulang atau gas, disarankan bagi pasien untuk memakai sarana kesehatan lainnya, seperti CT scan, MRI, atau X-ray.

Bagi pasien yang mungkin agak sedikit bingung untuk agar mengetahui apa yang terjadi pada bagian dalam tubuh, USG adalah jawabannya. Ini dapat menjawab masalah anda tanpa melakukan Bedah.

Semoga apa yang telah kami jelaskan diatas dapat membantu serta bermanfaat untuk banyak orang.