Hello brother and sister!

Kali ini saya akan bahas tentang luar angkasa nih guys. Ngomong-ngomong pernah dengar tentang Virgin Galatic gak nih? Atau masih baru dengar? Nah, jika belum pernah dengar, saya kasi tau deh. Virgin Galatic itu adalah perusahaan yang didirikan pendiri asal Inggris yang bernama Richard Branson.

Dengan namanya, mungkin kita sudah tau ya kira-kira bergerak di bidang apa. Yap, benar sekali, Richard ini ternyata getol banget dalam mengejar bisnis luar angkasa. Si doi bahkan membayangkan ada sebuah hotel di luar angkasa untuk melengkapinya. Wah, semoga impiannya terwujud ya guys!

Coba bayangkan kamu berwisata di luar angkasa. Terbangun di sebuah kapal luar angkasa yang sedang mengelilingi bulan, menghabiskan waktu duduk menikmati pemandangan, lalu kembali ke hotel luar angkasa untuk menikmati hidangan ala luar angkasa. Seperti ini visi yang ada di dalam bayangan Branson.

Dia memaparkan, “Saya sangat berhasrat untuk membangun sebuah hotel yang seksi dengan pemandangan yang ekstrim! orang akan menginap di pod, melakukan liburan singkat dengan pesawat luar angkasa kecil dan mengelilingi bulan di pagi harinya. Lalu pada sore harinya, mereka kembali ke pod lagi.”

Richard ingin perusahaan yang dia dirikan untuk bisnis tersebut, Virgin Galactic, dapat terlibat dalam perjalanan ke luar angkasa. Ilmuan Stephen Hawking sangat mendukung ide Richard. Stephen yang ingin pergi ke luar angkasa, berharap suatu saat manusia dapat berkoloni di koloni lain.

“Jika misalnya ada bencana di Bumi, dia tidak ingin semua evolusi sia-sia.” kata Branson. Hawking bahkan sudah memegang tiket untuk terbang seandainya Virgin Galactic SpaceShipTwo telah siap menerbangkan konsumennya. Dia menjadi salah satu orang yang tidak perlu membayar tiket seharga US$200 ribu per orang.

Dalam sebuah buku, Hawking merasa manusia wajib untuk menjelajah luar angkasa lebih mendalam guna untuk berpetualangan dan sebagai kelangsungan hidup seandainya suatu saat bumi mengalami kerusakan yang fatal. Virgin Galatic telah menguji penerbangan pertama mereka, namun mereka belum mulai untuk menerbangkan turis.

SpaceShipTwo sekarang diberi nama Unity oleh Hawking. Dia sangat gembira karena akan ikut terbang bersamanya. Unity merupakan pesawat yang diproyeksikan dengan teknologi perlengkapan luar angkasa yang lebih canggih. Branson merasa manusia harus pergi ke luat angkasa agar ingat keindahan dan betapa rentannya Bumi.

“Dengan begitu, ketika kembali, mereka akan mulai merawatnya,” ujar Branson.