Doraemon adalah anime yang populer di Jepang yang menampilkan anak muda bernama Nobita dan kucing robot Doraemon yang bisa mengeluarkan barang apapun dari sakunya. Sebelum menjadi sebuah film anime Doraemon adalah serial manga selama tahun 60an, yang kemudian berubah menjadi serial anime yang banyak di sukai orang-orang di seluruh dunia hingga hari ini. Kini bertahun-tahun kemudian, Doraemon dihidupkan kembali dengan film terbarunya, “Eiga Doraemon: Nobita no Nankyoku Kachi-kochi Daibouken” (Movie Doraemon; Petualangan Besar di Antartika Kachi Kochi). Buku ini ditulis oleh pencipta Doraemon sendiri, Fujiko. F. Fujio, dan akan memasuki bioskop pada bulan Maret.

BANDAI NAMCO Entertainment menciptakan Doraemon Virtual Reality Experience khusus, yang disebut Doraemon VR: Dokodemo-Door (Anywhere-Door). VR terbaru ini memberikan pengalaman kepada pengunjung untuk memasuki ruang kamar Nobita dan pergi ke Antartika menggunakan alat Doraemon yang sudah sangat populer, yaitu pintu kemana saja. VR ini semula dijadwalkan buka untuk umum pada tanggal 15–19 Februari 2017. Namun jadwal tersebut telah diperbarui.

Virtual Reality Doraemon

Dalam PV singkat berdurasi sekitar 90 detik ini, Bandai Namco menunjukan beberapa pengunjung yang sudah menjajal Doraemon VR: Dokodemo-Door. Terlihat beberapa kelompok yang masing-masing terdiri dari dua orang dibekali perlengkapan berupa tas ransel dan tentu saja helm VR. Pemandangan ketika memakai helm VR sungguh terlihat seru, nyata, dan menyenangkan, terutama bagi penggemar Doraemon.

 

Sesaat setelah mereka menggunakan helm VR, mereka langsung melihat kondisi sekeliling yang sudah berubah menjadi set kamar Nobita. Kamar ini betul-betul sama dengan kamar Nobita yang biasa muncul di manga, serial anime atau filmnya. Ada piring berisi Dorayaki di atas tatami dan pintu kemana saja yang sudah berdiri tepat di tengah ruangan kamar Nobita. Pintu berwarna pink ini adalah atraksi utama dari VR.

Ketika pintu kemana saja dibuka, pengunjung bisa langsung melihat paparan es raksasa di Antartika, lengkap dengan pinguin-pinguinnya. Tak hanya itu, setelah memasuki pintu ini, pengunjung akan merasa berada di antartika secara utuh. Berdiri di atas bongkahan es–yang terkadang bisa retak dan memberikan sedikit unsur ketegangan. Beberapa pengunjung dalam PV ini bahkan terlihat sangat panik dan berteriak-teriak.

Meskipun atraksi utama memang terdapat pada pintu kemana saja yang mengantarkan pengunjung dari kamar Nobita ke Antartika, namun kamar Nobita sendiri tak kalah menarik untuk dijelajahi. Misalnya saja laci dari meja belajar miliki Nobita yang biasa digunakan sebagai mesin waktu Doraemon. Dari dalam laci inilah nantinya Doraemon juga akan muncul dan menyapa pengunjung.

Pengunjung bahkan bisa memasukan kepalanya dan melihat seperti apa dimensi ruang waktu yang ada di dalam laci meja belajar Nobita tersebut. Pintu kemana sajanya sendiri tampaknya menghadirkan tujuan berbeda selain Antartika. Dalam PV terlihat ada pengunjung yang memasuki pintu kemana saja dan tiba-tiba berada di atas kereta yang sedang berjalan memasuki terowongan.

Atraksi Doraemon VR: Dokodemo-Door ini bisa dijajal di komplek perbelanjaan dan hiburan The Tokyo Solamachi. Selain VR, pengunjung juga bisa menikmati ice skating dan café tematik Doraemon, Kachi Kochi Café. Atraksi Doraemon VR: Dokodemo-Door akan dilangsungkan mulai tanggal 20 Februari–14 April 2017. Pengunjung harus berumur minimal 13 tahun untuk menjajal VR ini.

Yuk guys coba dan rasakan berada di dalam dunia nya Doraemon dan kawan-kawan nya, pasti seru banget yakan. Dan sekian dulu guys, terimakasih…